Hasil yang diharapkan

e-monev

Program ini diharapkan mempunyai berbagai kegiatan yang tertulis dalam berbagai dokumen sebagai berikut.

  1. Tampilan Data digital di Web.
  2. Analisis Dampak Covid19
  3. Analisis Kebijakan
  4. Rencana Pemulihan
  5. Kegiatan Pemulihan
  6. Monitoring dan Evaluasi

Secara lebih rinci, diharapkan ada keluaran sebagai berikut:

  1. Tampilan data secara digital di web. Data yang dikirimkan dari 120 Kabupaten/Kota akan dianalisis dan ditata untuk dasar analisis dan pengambilan keputusan.
  2. Dokumen gambaran dampak pandemic COVID-19 terhadap akses dan kualitas pelayanan KIA, KB dan gizi di 120 Kabupaten/kita. Dokumen ini merupakan hasil kegiatan menganalisis data yang ada dan dampaknya terhadap akses dan mutu pelayanan KIA, KB dan gizi. Pembahasan dilakukan dengan subyek kabupaten/ kota.
  3. Dokumen analisis kebijakan. Adanya dokumen analisis kebijakan situasi saat ini berdasarkan analisis situasi pengaruh COVID-19 terhadap akses dan kualitas pelayanan KIA, KB dan gizi. HDiharapkan ada rekomendasi kebijakan mengenai program pemulihan yang diharapkan.
  4. Dokumen policy brief. Dokumen ini merupakan penulisan policy brief untuk pemerintah daerah kabupaten/ kota tentang usulan Pemulihan Pelayanan KIA, KB, dan gizi dari dampak pandemi COVID-19. Kegiatan penulisan policy brief ini disebut juga tahap antara dikarenakan dilakukan di antara tahap learning dan development. Hasil keluaran dari tahap ini adalah dokumen policy brief pengaruh COVID-19 terhadap akses dan kualitas pelayanan KIA, KB dan gizi di kabupaten/ kota.
  5. Dokumen rencana tindak lanjut . Tahap ini merupakan tahap development di mana dilakukan penulisan rencana tindak lanjut rekomendasi policy brief untuk pemulihan serta proyeksi hambatan dalam pelaksanaan. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Kepala Dinas kesehatan. Hasil keluaran dari tahap ini adalah dokumen follow-up pemulihan dari policy brief. Dokumen ini nantinya mencerminkan perubahan di berbagai sumber anggaran untuk mendanai kegiatan pemulihan.
  6. Dokumen berupa laporan kegiatan pemulihan di tahun 2020. Dinas kesehatan bertanggung jawab untuk melaksanakan pemulihan kegiatan pelayanan KIA, KB dan gizi dari dampak COVID-19. Hasil keluaran dari tahap ini adalah dokumen laporan kegiatan pemulihan di tahun 2020 di kabupaten/ kota.
  7. Dokumen Monitoring dan evaluasi . Adanya monitoring dan evaluasi intervensi dan kajian terhadap kegiatan pemulihan di tahun 2020 harus dilaporkan. Penanggung jawab kegiatan ini adalah tim universitas dan pusat. Hasil keluaran dari tahap ini adalah dokumen monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan pemulihan di tahun 2020.

Catatan:

  1. Keluaran 1,2, 3, dan 4 merupakan hasil dari analisis. Penanggung jawab pada ketiga tahap ini adalah mitra universitas bersama dengan tim setempat.
  2. Keluaran 4, 5, dan 6 merupakan tahap
  3. Seluruh dokumen akan ditampilkan di web sehingga memudahkan pemantauan.