Jakarta - Ibu perlu tahu, si kecil bisa saja sensitif dengan makanan atau minuman yang masuk dalam tubuhnya sehingga mengalami diare. Misalnya karena alergi makanan atau reaksi sensitif terhadap obat-obatan, minum jus buah terlalu banyak, bahkan keracunan makanan.

Namun diare tak hanya disebabkan oleh makanan dan minuman, lho Bu.  Diare yang dialami si kecil juga bisa disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Faktanya, si kecil yang sedang dalam masa pertumbuhan memiliki kebiasaan untuk memasukan jari tangan atau mainan ke dalam mulut.

Oleh karena itu, Ibu perlu menjaga kesehatan pencernaan si kecil. Namun, bagaimana jika si kecil terlanjur mengalami diare?  Ibu tak perlu panik, berikut langkah-langkah penanganan bagi Ibu ketika si kecil diare.

universal healthDalam rangka memperingati 40 tahun Alma - Ata, PAHO mengadakan Forum Regional “Kesehatan Universal di Abad 21: 40 tahun Alma - Ata” pada 11-12 Desember 2017, di Quito, Ekuador. Sebagai bagian dari gerakan regional ini, Direktur PAHO Dr. Carissa F. Etienne mengadakan Komisi Tingkat Tinggi: Kesehatan Universal di Abad ke-21: 40 Tahun Alma-Ata, dipimpin oleh Dr. Michelle Bachelet serta Duta Besar Nestor Mendez, dan membuat terdiri dari sekelompok pakar regional lintas disiplin, dengan perwakilan dari masyarakat dan akademisi, serta aktor politik, termasuk mantan menteri kesehatan, pemimpin serikat pekerja, dan berbagai gerakan sosial.

Gizi balita masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan pemerintah daerah. Apalagi tiga status gizi balita di NTB, yakni gizi kurang dan gizi buruk, balita pendek dan sangat pendek serta gizi balita kurus dan sangat kurus masih berada di atas rata - rata nasional. Untuk kasus balita gizi kurang dan buruk terjadi peningkatan dari 25,7 persen menjadi 26,4 persen. Angka ini masih berada di atas rata - rata nasional yang saat ini sebesar 17,7 persen.  Hal ini menjadi tugas besar pemerintah daerah menuntaskannya.

Menuntaskan kasus gizi buruk atau gizi kurang tidak semudah membalik telapak tangan. Satu berhasil diatasi, yang lain muncul lagi. Inilah yang harus dicarikan solusinya oleh pemerintah daerah. Apalagi, kasus gizi buruk, ibarat fenomena gunung es – beberapa yang ditemukan, tapi masih banyak kasus yang belum terungkap di masyarakat.

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada

Gd. IKM Baru Lt. 2, Sayap Utara
Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425 | Email: unitpublikasi@gmail.com

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2