Pandemi COVID-19 dan Anak – Anak Asia Pasifik

Pandemi COVID-19 dan Anak – Anak Asia Pasifik

Pengantar Mingguan

Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV- 2) adalah virus baru dan telah menyebabkan pandemi COVID-19. Kasus pertama kali dilaporkan pada Desember 2019 di Wuhan, China, sejak saat itu penyakit tersebut telah menyebar ke 188 negara dengan total lebih dari 22 juta kasus. Setelah 8 bulan, pandemi tidak menunjukkan tanda – tanda melambat, dengan kebangkitan kembali terlihat di negara – negara tersebut. Dimana sebelumnya melaporkan lebih sedikit jumlah kasus dan meningkatnya korban jiwa, termasuk negara – negara kawasan Asia Pasifik.

Di Asia Tenggara, negara – negara seperti Indonesia telah melaporkan lebih dari seribu kasus baru per hari, meskipun kapasitas pengujian rendah. Untuk negara berpenduduk 270 juta orang, Indonesia baru menguji 1,1 juta sampel, dengan tingkat pengujian 3,95 pengujian per 1000 orang. Dibandingkan dengan negara – negara lain di kawasan ini, Indonesia memiliki salah satu kapasitas pengujian terendah; Pakistan memiliki 10,49 tes per 1000 orang dan Malaysia memiliki 34,88 tes per 1000 orang, untuk beberapa nama. Akibat tingkat tes yang rendah, angka yang dilaporkan mungkin diremehkan.

Artikel ini dipublikasikan pada Mei 2020 di Asia Pacific Journal of Pediatrics and Child Health, selengkapnya http://www.apjpch.com/?page=article&number=120&article=The%20%20COVID-19%20Pandemic%20and%20Asia-Pacific%20Children