02 July

Sebuah kasus menarik berkaitan dengan khitan pernah terjadi di salah satu negara bagian di AS beberapa waktu lalu. Ada seorang laki-laki keturunan Iran kawin dengan perempuan AS. Singkatnya ia dikarunia anak perempuan. Sang ayah sebagai seorang muslim yang taat menghendaki agar anak perempuannya dikhitan, sesuai dengan keyakinannya anak perempuan pun harus di khitan sebagaimana di negeri asalnya di Iran.

Akan tetapi sang ibu tidak setuju dan melarang keras anak kesayangannya di khitan. Suatu ketika, sang ibu pergi ke kantor dan sang ayah kembali kerumah menengok anaknya. Kesempatan itu digunakan sang ayah untuk mengkhitan sendiri anak perempuannya dengan keyakinan itu merupakan keharusan agama.

Ternyata pendarahan berlangsung lama dan sang bayi dibawah ke rumah sakit. Pada saat itu, sang ibu melaporkan suaminya ke polisi dengan tuduhan melakukan mutilasi terhadap anaknya. Luka dan darah sang bayi dijadikan alat bukti untuk menahan dan menghukum sang suami. Akhirnya sang suami betul-betul dipenjara dengan alasan memitilasi anaknya.

Maka berkatalah pemusik Addie Muljadi Sumaatmadja (59) untuk menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2019: "Berkeluarga itu seperti mengolah orkestra. Merangkai berbagai perbedaan menjadi satu harmoni yang indah."

Lalu dalam akun Instagramnya itu, kemarin (29/6/2019), dia melanjutkan, "Kecanggihan teknologi mengubah cara anggota keluarga berinteraksi. "

Sambungannya, "Tanpa kesadaran dan tanggung jawab berkeluarga, kita bisa menjadi asing di keluarga sendiri dan membuat perbedaan tidak terangkai dengan harmonis."

Puskesmas Mlati II yang terletak di Cabakan, Sumberadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta secara umum tak ada bedanya dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Namun jika dilihat dari bangunannya yang berada di bagian timur jalan utara kantor Kecamatan Mlati atau utara bekas pabrik gula Cebonga, ternyata bangunan Puskesmas Mlati itu ada yang berbeda.

Bangunan puskesmas itu merupakan bangunan lama yang dibangun saat masa penjajahan Belanda. Dulunya bangunan itu dijadikan sebagai rumah sakit pembantu Petronella (kini RS Bethesda Yogyakarta) yang dibangun pada 1879 oleh keluarga Enger.

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada

Jl. Medika - depan LPPT UGM, Senolowo, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425 | Email: unitpublikasi@gmail.com

LIHAT DIPETA >

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2