23 August

Akar Masalah BPJS Kesehatan | Ibu Kota Baru di Kaltim

Written by 

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita mengenai permasalahan yang meliputi BPJS Kesehatan menjadi berita populer di kanal Money Kompas.com, Kamis (22/8/2019).

Selain itu, ada pula berita mengenai ibu kota baru yang disebut bakal berlokasi di Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini disampaikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil.

Berikut ini 5 berita populer Money Kompas.com yang masih layak disimak pagi ini.

1. Akar Masalah Defisit BPJS Kesehatan, Peserta yang Sudah Meninggal Pun Bisa Klaim...

Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan masih jauh dari kata sempurna, padahal sistem ini sudah berjalan 5 tahun.

Berbagai masalah muncul dan pada akhirnya membuat defisit BPJS Kesehatan. Pada 2018, misalnya, defisit BPJS Kesehatan mencapai Rp 19,4 triliun.

Padahal, tidak terhitung berapa kali pemerintah menggelar rapat soal defisit BPJS Kesehatan, baik di tingkat menteri maupun tingkat kabinet yang dipimpin langsung presiden.

"Beberapa persoalan harus diatasi apabila ingin jaminan kesehatan nasional ini bisa berjalan berkelanjutan," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Apa saja sebenarnya masalah yang dialami BPJS Kesehatan? Baca di sini.

2. Menteri ATR Sebut Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

Pemerintah telah menentukan lokasi untuk ibu kota baru Indonesia.

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil menyebut lokasi ibu kota baru itu berada di Provinsi Kalimantan Timur.

“Iya Kaltim benar,” ujar Sofyan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Di mana persisnya lokasi ibu kota baru tersebut? Baca selengkapnya di sini.

3. Inilah Bank-bank yang Tawarkan Bunga Deposito Tinggi

Bunga deposito berangsur turun mengikuti bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang melandai. Namun, simpanan deposito perbankan tetap menjadi primadona membiakkan dana.

Mengutip Kontan.co.id, Kamis (22/8/2019), berdasarkan data Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per 21 Agustus 2019, Bank Mayora memberikan penawaran bunga deposito paling tinggi pada deposito tenor 1 bulan dan 3 bulan.

Untuk deposito tenor 1 bulan, Bank Mayora memberikan bunga 6,75 persen, diikuti BTN dengan bunga 6,4 persen.

Bank mana saja yang berikan bunga tinggi untuk deposito? Cek di sini.

4. Ini Kendaraan-kendaraan yang Dilarang Konsumsi Solar Bersubsidi

Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas (BPH Migas) akan membatasi kendaraan tertentu untuk mengonsumsi solar bersubsidi.

Hal tersebut dilakukan menyusul adanya potensi kelebihan kuota penggunaan solar bersubsidi. Sebab, BPH Migas mengendus adanya penyelewengan penggunaan solar bersubsidi di 10 provinsi di Indonesia.

“10 provinsi itu Kalimantan Timur, Riau, Lampung, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Bangka Belitung, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan," ujar Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Kendaraan apa saja yang tak boleh minum solar bersubsidi? Baca selengkapnya di sini.

5. Uang Jutaan Rupiah Rusak Dimakan Rayap Hanya Ditukar Rp 1,05 Juta, Ini Kata BI

Beberapa waktu yang lalu ramai kisah mengenai uang senilai jutaan rupiah yang dimakan rayap di media sosial. Diketahui, uang milik Putri Buddin (23) tersebut bernilai Rp 10 juta rupiah dan terdiri dari berbagai pecahan uang.

Dia pun membawa uang yang masih layak tukar sebesar Rp 5,4 juta ke Bank Indonesia (BI). Namun akhirnya, hanya Rp 1,05 juta saja yang bisa ditukarkan.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi menjelaskan, berdasarkan ketentuan BI, uang yang rusak hanya bisa ditukarkan ketika kerusakannya tidak lebih dari 2/3 bagian.


Sumber: https://money.kompas.com/

Read 211 times
Rate this item
(0 votes)

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada

Jl. Medika - depan LPPT UGM, Senolowo, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425 | Email: unitpublikasi@gmail.com

LIHAT DIPETA >

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2