Setiap tahun lebih dari 1,4 juta anak di dunia meninggal karena berbagai penyakit yang sesungguhnya dapat dicegah dengan imunisasi. Beberapa penyakit menular yang termasuk ke dalam Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)  antara lain difteri, tetanus, hepatitis B, meningitis, pneumonia, pertusis dan polio. Anak yang telah diberi imunisasi akan terlindungi dan terhindar dari kesakitan, kecacatan dan kematian. Diperkirakan 1,7 juta kematian balita di Indonesia akibat PD3I. Seperti kasus campak, angka kejadian tercatat 30.000 kasus yang dilaporkan. Angka kematian akibat difteri di Indonesia sekitar 15% dan terus mengalami peningkatan.

Penelitian ini dilakukan oleh Xueyun Rue, Weiwei Zhang, Fenghai Niu di China. Tujuannya untuk mengevaluasi hubungan indeks massa tubuh ibu pra kehamilan (body mass index/ BMI) dan kenaikan berat badan kehamilan (gestational weight gain/ GWG) dengan pertumbuhan keturunan sejak lahir hingga usia 12 bulan di Cina. Sebuah kohort retrospektif dari 3764 pasangan ibu anak, dengan anak - anak yang lahir antara Juni 2014 dan Juni 2016, diidentifikasi dalam database rekam medis elektronik.

Pengukuran berat badan dan tinggi badan pra kehamilan ibu selama kehamilan diekstraksi, dan berat dan panjang tubuh anak - anak mereka telah diukur saat lahir, pada waktu 3, 6, 9 dan 12 bulan. Hubungan antara BMI pra kehamilan ibu dan GWG serta pertumbuhan anak dievaluasi menggunakan model linear umum ukuran berulang dan tes post hoc. Pemeliharaan berat badan yang tepat sebelum dan selama kehamilan, terutama selama trimester pertama, sangat penting untuk mencegah obesitas pada anak. 

Artikel ini diterbitkan di Wiley Online Library pada 30 Oktober 2018, selengkapnya klik disini.

Ulasan naratif ini pada literatur pijat anak dari dekade terakhir menunjukkan bahwa terapi pijat memiliki efek positif pada beberapa kondisi anak. Ini termasuk pertumbuhan bayi prematur, masalah psikologis termasuk agresi, masalah pencernaan termasuk sembelit dan diare, kondisi yang menyakitkan termasuk luka bakar dan sel sabit, gangguan tonus otot termasuk cerebral palsy dan Down Syndrome, dan penyakit kronis termasuk diabetes, kanker asma, dan HIV. Mekanisme yang mendasari potensi untuk efek terapi pijat termasuk peningkatan aktivitas vagal dan penurunan hormon stres. Keterbatasan literatur termasuk kebutuhan untuk uji coba terkontrol lebih acak, studi longitudinal, dan studi mekanisme yang mendasarinya. Artikel ini diterbitkan jurnal MDPI pada 17 April 2019.

Kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu target dalam Sustainable Development Goals (SDGs) tepatnya pada poin 3 dari 17 tujuan SDGs yaitu kesehatan yang baik ; menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia (Kementerian Kesehatan RI, 2015). Berdasarkan alasan tersebut muncullah program Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) salah satunya status imunisasi dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan serta kualitas pelayanan kesehatan anak.

Program kesehatan ibu dan anak menjadi sangat penting karena ibu dan anak merupakan unsur penting pembangunan, hal ini mengandung pengertian bahwa dari seorang ibu akan dilahirkan calon - calon penerus bangsa. Imunisasi dasar pada usia 2 - 12 bulan merupakan pilihan terbaik untuk mencegah penyakit. Cakupan imunisasi lengkap 59,2% pada 2013, akan tetapi masih dijumpai 32,1% yang tidak lengkap dan 8,7% yang tidak imunisasi (RISKESDAS 2013).

Aktivitas fisik yang inaktif telah menjadi faktor resiko untuk mortalitas global dan menjadi penyumbang peningkatan jumlah penderita obesitas dan berat badan berlebih (overweight). Masa kanak - kanak awal merupakan periode perkembangan fisik dan kognitif yang cepat, dan merupakan waktu dimana kebiasaaan anak dan gaya hidup keluarga terbuka untuk adanya perubahan dan adaptasi. Untuk memenuhi rekomendasi waktu aktivitas fisik terutama pada anak, pola dari seluruh aktivitas selama 24 jam harus diperhatikan karena waktu pada anak - anak terdiri atas waktu tidur, waktu sedentary dan aktivitas yang ringan sedang berat.  Pihak yang dapat menggunakan guideline ini adalah para pembuat kebijakan di kementrian kesehatan, lembaga sosial atau pendidikan; baik di negara maju maupun berkembang; mereka yang bekerja di organisasi non-pemerintah dan pelayanan perkembangan anak dan mereka yang menyediakan saran kepada para pengasuh seperti komunitas perawat atau perawat keluarga, dokter, dokter spesialis anak atau terapis okupasional.

Page 1 of 9

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada

Jl. Medika - depan LPPT UGM, Senolowo, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425 | Email: unitpublikasi@gmail.com

LIHAT DIPETA >

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2