16 August

Stunting dan Prestasi Siswa SD di Kecamatan Tikala Manado

Written by 

Stunting merupakan kondisi dimana tinggi badan tidak sesuai dengan usia. Hal ini dapat menyebabkan perkembangan otak tidak opimal sehingga berpengaruh pada perkembangan kognitif dan performance anak di sekolah, serta kemampuan belajar, yang selanjutnya berpengaruh pada prestasi belajar anak di sekolah. Hasil RIset Kesehatan Dasar mengenai prevalensi anak stunting usia 5 - 18 tahun di Indonesia pada 2013 menyatakan pada anak laki - laki, prevalensi pendek tertinggi di umur 13 tahun (40,2%) sedangkan pada anak perempuan di umur 11 tahun (35,8%).

Prestasi belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, karena kegiatan belajar merupakan proses sedangkan prestasi adalah hasil dari proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stunting dengan prestasi belajar anak SD di Manado. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain potong lintang. Responden adalah siswa sekolah dasar di Kecamatan Tikala Manado yang berusia 7 - 13 tahun dan rerata nilai rapor siswa. Analisis uji statistik yang digunakan ialah T - test tidak berpasangan. Hasil penelitian didapatkan 232 siswa sebagai responden. Stunting didapatkan pada 103 siswa (44%) dan yang tidak stunting 68,53%. Hasil uji analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan rerata prestasi  belajar antara siswa stunting dan tidak stunting.

Selengkapnya >

Read 83 times
Rate this item
(0 votes)

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada

Jl. Medika - depan LPPT UGM, Senolowo, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425 | Email: unitpublikasi@gmail.com

LIHAT DIPETA >

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2