30 April

Luaran Maternal dan Perinatal pada Ibu Hamil dengan Penyakit Jantung di RSUP Dr. Kariadi Semarang

Written by 

Penyakit jantung dalam kehamilan merupakan salah satu penyebab kematian maternal non-obstetrik yang cukup penting. Angka kejadian penyakit jantung dalam kehamila bervariasi antara 0,4 - 4,1 %. Angka kejadian penyakit jantung dalam kehamilan di Indonesia tahun 2005-2006 sekitar 1,2%. Penelitian yang dilakukan pada 2007 ini mencatat  di RSUP Dr. Kariadi periode 2001 - 2005 kematian ibu ketiga disebabkan gagal jantung (21%) setelah infkesi (29%) dan perdarahan (22,6%).

Di negara berkembang, penyakit jantung rematik masih merupakan endemik dan tidak mendapatkan penanganan yang memadai. Penyakit jantung pada ibu, baik bawaan atau didapat (acquired heart disease) merupakan salah satu faktor resiko kematian ibu dan bayi. Tingginya angka kematian perinatal (AKP) merupakan manifestasi kurangnya kesempatan bagi ibu untuk memperoleh pelayanan kebidanan maupun perinatologi yang memadai. Angka kematian perinatal di rumah sakit di Indonesia berkisar 77.3 - 137,7 per 1000 kelahiran hidup. Hingga saat ini belum diketahui angka kejadian kematian perinatal yang disebabkan hamil dengan penyakit jantung di RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui luaran maternal dan perinatal hamil dengan penyakit  jantung yang dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Penelitian ini menggunakan desain observasional potong lintang. Data sekunder diperoleh dari catatan medik penderita rawat inap di RSUP Dr. Kariadai Semarang selama 5 tahun pada periode 1 Januari 2005 - 31 Desember 2009.

Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan komplikasi kardiovaskuler maternal antara hamil engan penyakit jantung resiko rendah dibandingkan resiko tinggi dengan nilai p sebesar 0,000. Terdapat perbedaan bermakna pada edema paru dan impending gagal napas dengan nilai p 0,000. Komplikasi perinatal berupa IUGR pada kelompok resiko tinggi sebesar 8.3% sedangkan resiko rendah 11,4%. Kejadian prematur lebih tinggi pada kelompok resiko sebesar 62,5% dibandingkan pada kelompok resiko rendah yaitu 17,1%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan terdapat 59 kasus (66%) hamil dengan penyakit jantung yang disertai gagal jantung. Sebanyak 35,6% terjadi komplikasi kardiovaskuler maternal. Angka kematian ibu sebnayk 8,5%. Luaran perinatal meliputi 57 bayi lahir hidup (90,5%); komplikasi perinatal prematur 24 bayi (38,1%), sisanya masa kehamilan 16 bayi (25,4%) dan IUGR 7 bayi (11,1%), IUFD 6 kasus (9,5% dan kematian dalam 7 hari  5 kasus.

Selengkapnya >

Read 198 times Last modified on Tuesday, 30 April 2019 07:49
Rate this item
(0 votes)

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada

Jl. Medika - depan LPPT UGM, Senolowo, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425 | Email: unitpublikasi@gmail.com

LIHAT DIPETA >

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2