JAKARTA – Indonesia dan Amerika Serikat memiliki program baru untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Program yang diberi nama Jalin akan dilaksanakan selama lima tahun (2015–2019) dengan dana USD 55 juta atau sekitar Rp 745,4 miliar untuk kelompok tidak mampu dan rentan di Indonesia. Terutama di daerah Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Indonesia Timur, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, dan Jawa Barat.

Improving maternal and child health has been one of the greatest global challenges, as recognized in the United Nations Sustainable Development Goals 2 and 3 for 2025.

These problems are not limited to low- and middle-income countries. The United States has been experiencing worsening trends in maternal mortality rates. In fact, the U.S. has the highest maternal mortality rate in the industrialized world, and about half of pregnancies in the U.S. are unplanned, with low spacing between births.

SRAGEN - Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen yang terus berupaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) melahirkan. Namun keberhasilan menekan AKI tersebut masih perlu didorong agar kesadaran wanita akan pentingnya perawatan diri atau selfcare untuk kesehatan meningkat.

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran
Universitas Gadjah Mada


Gd. IKM Baru Lt. 2, Sayap Utara
Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425

Email: unitpublikasi@gmail.com

Dies MMR & PKMK