JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya menekan angka kematian ibu (AKI) melahirkan di Indonesia dengan pendekatan keluarga. Jadi, anggota keluarga diharapkan terlibat untuk menurunkan AKI.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengatakan, ada data yang berbeda terkait jumlah AKI. Ia menyebut kalau melihat data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 menyebutkan bahwa AKI masih 359 per 100 ribu kelahiran hidup. Di satu sisi, Kemenkes mencatat AKI di Indonesia saat ini sekitar 305-307 per 100 ribu kelahiran hidup. Jadi, kata dia, akurasi data harus disamakan dan koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Kupang: Sabtu (11/11/2017) lalu, Kalbe Nutritionals bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur dan IDAI NTT, mengadakan audiensi kepada Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya tentang rangkaian kegiatan CSR (Corporate Social Responsibilities) yang dilakukan Kalbe Nutritionals di kota Kupang, NTT.

Kegiatan CSR tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Kalbe Nutritionals dan Morinaga untuk berperan aktif dalam kegiatan Scaling Up Nutrition Movement Indonesia (SUN Movement Indonesia) dan Sustainable Development Goals (SDG) dalam upaya berkesinambungan agar anak Indonesia berkesempatan mendapatkan nutrisi terbaik. 

CILENGKRANG -- Angka kelahiran bayi dan angka kematian ibu di Kabupaten Bandung tertinggi di Provinsi Jawa Barat. Salah satu faktor penyebabnya adalah keterbatasan akses bagi masyarakat ke rumah sakit yang seharusnya bisa dijangkau oleh ibu hamil. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus yang harus diselesaikan oleh pemerintah.

Anggota DPR RI Komisi IX, Adang Sudrajat mengungkapkan beberapa daerah di Kabupaten Bandung seperti di wilayah Cilengkrang, Cimenyan dan Kertasari sulit untuk mengakses rumah sakit karena lokasi yang jauh. Hal itu membahayakan ibu hamil dan bisa berpotensi menyebabkan kematian.

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran
Universitas Gadjah Mada


Gd. IKM Baru Lt. 2, Sayap Utara
Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425

Email: unitpublikasi@gmail.com

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2