Ilustrasi. Laktulosa, prebiotik pendukung kesehatan saluran cerna. Ilustrasi. Laktulosa, prebiotik pendukung kesehatan saluran cerna. Foto: Dok. Morinaga
17 October

Laktulosa, Prebiotik Pendukung Kesehatan Saluran Cerna

Written by 

Mikrobiota baik di dalam saluran cerna atau yang dikenal dengan probiotik berperan sangat penting dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang Si Kecil. Pertumbuhan dan aktivitas mikrobiota di dalam saluran cerna Si Kecil tersebut bisa ditingkatkan dengan zat nutrisi prebiotik yang baik seperti laktulosa.

Keberadaan probiotik di dalam saluran cerna sangat memengaruhi kesehatan saluran cerna Si Kecil. Selain itu, probiotik mempunyai dampak positif dalam jangka panjang terhadap kualitas tumbuh kembang Si Kecil. Berbagai penelitian membuktikan, adanya mikrobiota yang baik di dalam saluran cerna bisa mengurangi diare, nyeri perut, serta kolik dan dapat menurunkan insiden penyakit alergi serta infeksi.

Berdasar penelitian, pertumbuhan dan aktivitas mikrobiota baik di dalam saluran cerna bisa ditingkatkan dengan pemberian zat nutrisi prebiotik. Itu merupakan sebuah senyawa karbohidrat yang tidak dapat dicerna di dalam saluran cerna Si Kecil karena tahan terhadap enzim-enzim pencernaan.

Ketika tidak dapat tecerna, prebiotik akan difermentasi menjadi asam laktat. Yakni, semacam nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan bakteri probiotik dan menghambat pertumbuhan bakteri jahat yang merugikan kesehatan.

Air susu ibu (ASI) diketahui mempunyai kandungan prebiotik yang cukup tinggi sehingga ASI merupakan sumber utama prebiotik bagi Si Kecil untuk bisa meningkatkan jumlah mikrobiota baik di dalam saluran cerna. Dalam hal ini, prebiotik yang baik adalah prebiotik yang dapat meningkatkan jumlah bakteri secara selektif. Selektif yang dimaksud adalah hanya meningkatkan jumlah bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan dan tidak meningkatkan jumlah bakteri jahat.

Para ahli saat ini telah berhasil menemukan berbagai jenis prebiotik yang baik. Salah satunya adalah laktulosa. Laktulosa merupakan salah satu jenis prebiotik yang baling banyak meningkatkan jumlah aktivitas bakteri baik jenis bifidobacteria. Di sisi lain, laktulosa berdampak positif dengan menekan pertumbuhan bakteri jahat jenis Clostridium dan Bacteroidaceae.

Laktulosa juga dikenal sebagai prebiotik yang bersifat bifidogenik. Jumlah bifidobacteria di dalam saluran cerna Si Kecil yang cukup tinggi akan meningkatkan daya serap zat nutrisi dalam saluran cerna dan meningkatkan produksi vitamin B kompleks.

Laktulosa itu merupakan jenis prebiotik turunan laktosa yang mengandung karbohirat jenis galaktosa. Selain dapat meningkatkan jumlah bakteri baik, laktulosa akan meningkatkan produksi laktat asam yang menghasilkan jumlah gas lebih sedikit berdampak berkurangnya rasa kembung atau begah.

Terdapat berbagai fungsi positif laktulosa di dalam saluran cerna. Antara lain, mengurangi konstipasi serta meningkatkan absorpsi kalsium di dalam saluran cerna. Hal itu tentu memiliki efek positif terhadap pertumbuhan tulang-tulang panjang dan pertumbuhan tinggi badan Si Kecil.


-- sumber: https://www.jawapos.com --

Read 220 times
Rate this item
(0 votes)

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada

Gd. IKM Baru Lt. 2, Sayap Utara
Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425 | Email: unitpublikasi@gmail.com

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2


Fornas JKKI