Illuastrasi Illuastrasi Foto: Google
23 May

PKK Gencarkan Sayang Ibu dan Bayi

Written by 

PURWOREJO - Organisasi PKK Purworejo menggencarkan gerakan sayang ibu dan bayi (GSIB). Kali ini melalui penyuluhan oleh Pokja IV di aula PKK, kemarin. Gerakan tersebut merupakan upaya percepatan penurunan angka kematian ibu, bayi, dan anak yang dilaksanakan bersama-sama oleh pemerintah dan semua elemen masyarakat. Menurut Ketua Tim Peggerak PKK Purworejo Erna Setyowati, saat ini masih ditemukan kematian Ibu melahirkan dan bayi. “Ini yang kemudian menjadi perhatian bagi kami,” kata Erna.

Peran PKK dalam menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), sangatlah berpengaruh. Untuk itu, pengurus PKK di tingkat kecamatan desa kelurahan hingga dasa wisma, diminta terus mengawasi Ibu yang hamil dan memiliki bayi. “Mari kita bersama-sama terutama PKK desa kelurahan untuk bangkitkan kembali semangat GSIB, seperti program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng, dan Purworejo Mencereng Nginceng Wong Meteng,” tutur Erna. Program tersebut, bagi semua ibu hamil dipastikan terdata dan diberi stiker yang di tempel di rumah.

Kepedulian Masyarakat

Pengurus Pokja IV yang juga sebagai narasumber Tri Wadani memaparkan, pentingnya memperhatikan 1.000 hari pertama kehidupan yang dimulai dari masa kehamilan. Ada 9 hal yang perlu diperhatikan selama hamil yakni makan makanan yang beraneka ragam serta periksa kehamilan minimal 4 kali selama hamil. Di samping itu minum tablet tambah darah, bayi lahir langsung inisiasi menyusu dini, beri ASI eksklusif bayi 0-6 bulan tanpa makanan pendamping, timbang berat badan rutin, berikan imunisasi dasar wajib untuk bayi, lanjutkan ASI hingga bayi usia 2 tahun, dan makanan penambah ASI.

Kasi Pendayagunaan Tenaga KB dan Penggerakan Ormas Drajad Setiyono, mengungkapkan AKI di Indonesia masih tinggi. Bahkan, setara dengan negara-negara miskin seperti Bangladesh, India, atau Pakistan. Tahun 2017, AKI berada di kisaran 259 hingga 305 per 100 ribu kelahiran. “Angka ini jauh dari target yakni 102 per 100 ribu kelahiran,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Endang Wahyuningsih Infanto menjelaskan, penyuluhan ini diikuti 60 peserta dari perwakilan kecamatan dan desa kelurahan.


-- https://www.suaramerdeka.com/ --

Read 298 times
Rate this item
(0 votes)

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada

Gd. IKM Baru Lt. 2, Sayap Utara
Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425 | Email: unitpublikasi@gmail.com

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2


Fornas JKKI