Difteri pertama kali ditemukan pada 1990 dan baru muncul lagi pada 2009. Kini kasus Difteri kembali mewabah. Kementerian Kesehatan bahkan sudah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB). Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri di Indonesia mulai dilaporkan sejak Januari 2017. Kasusnya hingga November sudah tercatat mencapai 593 kasus dan 32 kasus kematian akibat difteri. Difteri umumnya menyerang anak-anak atau penduduk dengan sistem imun rendah hingga penduduk yang tidak memiliki sistem imun. Meski berbahaya, namun Difteri dapat diatasi dengan imunisasi yang diberikan untuk mencegah penularan ini.

Menjadi sehat merupakan harapan setiap orang, begitu pula wanita. Penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung, dan obesitas dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi pada kehamilan maupun infertilitas. Sebanyak 45% kehamilan di Amerika serikat merupakan kehamilan yang tidak diinginkan, dan jumlahnya meningkat menjadi 75% pada remaja. Fakta lainnya, wanita usia 15-44 tahun di Amerika, 12%-nya mengalami kesulitan untuk hamil maupun mempertahankan kehamilannya. Berdasarkan fakta tersebut, CDC melakukan penelitian dan kerjasama untuk meningkatkan kesehatan wanita, meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana, dan pelacakan hasil terapi fertilitas.

Panduan tatalaksana terapi ARV untuk dewasa pertama kali dibuat oleh WHO pada  2002. Sedangkan penggunaan ARV untuk mencegah transmisi dari ibu ke anak pertama kali dilakukan pada  2004. Dari panduan yang sudah ada terus mengalami perubahan dan perkembangan dalam kurun waktu tertentu. Sejak  2013, terdapat pembaharuan dari panduan yang sudah ada, selanjutnya pada 2015 hingga 2016 WHO memperbarui panduan tatalaksana penggunaan terapi ARV. Harapannya  semakin banyak penggunaan ARV pada ibu hamil maupun menyusui dapat menurunkan angka transmisi HIV dari ibu ke anak. Sehingga taraf kesehatan ibu dan anak meningkat serta mortalitas ibu dan anak akan menurun.

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK)
Universitas Gadjah Mada

Gd. IKM Baru Lt. 2, Sayap Utara
Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425

Email: unitpublikasi@gmail.com

Dies MMR & PKMK