26 December

Jurnal Open Access: Growing up in a digital world: benefits and risks Featured

Written by 

Teknologi digital telah sangat mengubah masa kanak-kanak dan remaja. Internet dan sarana untuk mengaksesnya, seperti tablet dan smartphone, bersama dengan platform media sosial dan aplikasi pengiriman pesan, telah menjadi bagian integral dari kehidupan kaum muda di seluruh dunia. Mereka telah mengubah pendidikan dan pembelajaran mereka, cara mereka menjalin persahabatan, bagaimana mereka menghabiskan waktu luang mereka, dan keterlibatan mereka dengan masyarakat yang lebih luas.

Status anak dunia UNICEF 2017: anak-anak dalam laporan dunia digital mengungkapkan bahwa satu dari tiga pengguna internet berusia di bawah 18 tahun dan 71% dari anak berusia 15 - 24 tahun online, menjadikan mereka kelompok usia yang paling terhubung di seluruh dunia. Namun, apa yang disebut kesenjangan digital sangat besar: 346 juta anak muda tidak online, dengan remaja Afrika yang paling terpengaruh (60% tidak terhubung dibandingkan dengan 4% di Eropa).

Orang - orang muda yang tidak memiliki keterampilan digital, tinggal di daerah terpencil, atau berbicara bahasa minoritas juga tertinggal dalam memanfaatkan peluang yang dapat diberikan teknologi digital. Manfaat - manfaat ini termasuk akses ke pendidikan, pelatihan, dan pekerjaan, yang dapat membantu memutus siklus kemiskinan antar generasi, dan akses ke sumber berita dan informasi yang dapat membantu melindungi kesehatan, keselamatan, dan hak mereka.

Selengkapnya 

Read 52 times Last modified on Wednesday, 26 December 2018 04:43
Rate this item
(0 votes)

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada

Gd. IKM Baru Lt. 2, Sayap Utara
Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425 | Email: unitpublikasi@gmail.com

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2