Di Australia, banyak unit persalinan kecil telah ditutup dalam beberapa tahun terakhir, berhubungan dengan hasil yang merugikan termasuk peningkatan jumlah bayi yang lahir sebelum kedatangan ke rumah sakit. Bersamaan dengan hal tersebut, kebijakan nasional dan dokumen perencanaan mempromosikan penyediaan layanan persalinan pedesaan dan terpencil yang berkelanjutan, mengartikulasikan maksud strategis untuk layanan memberikan perawatan yang responsif. Tujuan dari makalah ini untuk berkontribusi pada penjelasan mengapa tujuan strategis ini tidak terwujud, dan untuk menyelidiki utilitas alat perencanaan berbasis bukti (Toolkit) untuk membantu dengan layanan perencanaan untuk mewujudkan maksud ini.

SELENGKAPNYa 

Para ibu sangat bergantung pada saran yang diberikan oleh Pekerja Kesehatan (Health Workers / HWs) tentang praktik-praktik Bayi dan Anak-Anak yang Tepat (Infants and Young Children Feeding/ IYCF) yang sesuai. Oleh karena itu, tingkat pengetahuan HW memainkan peran penting dalam promosi efektif praktik IYCF yang direkomendasikan. Namun, bukti dalam literatur menyoroti bahwa HW tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang praktik pemberian makan pada anak yang direkomendasikan.

SELENGKAPNYA

 

Selama hamil, produksi darah dan cairan meningkat hingga 50 persen. Tujuannya, untuk memenuhi kebutuhan bayi. Pembengkakan yang disebut juga dengan edema ini biasanya terjadi pada wajah, tangan, lengan hingga kaki.

Meningkatnya darah dan cairan dalam tubuh juga berfungsi untuk membantu mempersiapkan sendi panggul saat nanti persalinan. Cairan tersebut menyumbang sekitar 25 persen berat perempuan saat hamil.

Kantor

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada

Gd. IKM Baru Lt. 2, Sayap Utara
Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281

Telp: (+62274) 549425 | Email: unitpublikasi@gmail.com

Website Terkait

mrsmpkkmrsbencanamjkmjkmjkdeskes rural  aids2


Fornas JKKI