Pengantar Mingguan


Kolaborasi PONEK dan PONED dalam Upaya Penurunan AKI

ponedAngka kematian ibu dan neonatus di Indonesia masih menduduki peringkat yang cukup tinggi di Asia Tenggara, bahkan penurunannya terhitung relatif lambat. Kematian ibu sebagian besar disebabkan oleh perdarahan, infeksi, dan juga eklamsia. Maka proses persalinan hingga perawatan bayi harus dilakukan dengan sistem yang terpadu di tingkat nasional maupun regional. Pelayanan obstetri dan neonatal di tingkat regional merupakan pelayanan terpadu yang disediakan dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit, dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di puskesmas. Dalam perannya menurunkan AKI, ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dan handal merupakan kunci keberhasilan PONEK dan PONED. Di Indonesia sudah disusun buku pedoman manajemen penyelenggaraan PONEK maupun PONED selama 24 jam di rumah sakit dan juga puskesmas tertentu.

Selengkapnya, klik disini


Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM)

nifass

Kematian anak di Indonesia sering dijumpai pada usia neonatal atau bayi muda. Rasionya 19 per 1000 anak meninggal pada usia neonatal-bayi muda. Bayi muda adalah bayi berusia 1 hari – 2 bulan. Pada usia ini, bayi sangatlah rentan terserang penyakit. Sekali terkena akan sangat cepat mengalami perburukan bahkan kematian jika tidak mendapat penanganan yang tepat dan segera. Berbagai upaya terus dilakukan di berbagai negara untuk meningkatkan angka harapan hidup pada rentang usia ini. Mulai dari WHO, Kemenkes, dan berbagai organisasi kesehatan anak lainnya membuat panduan dalam upaya peningkatan angka harapan hidup anak. Di Indonesia sendiri sudah dibentuk peraturan mentri kesehatan dalam manajemen terpadu bayi muda atau yang dikenal dengan MTBM.

Selengkapnya klik disini


Sistem Rujukan Efektif dan Efisien Melalui Program Emas

IbudanAnak

Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih cukup memprihatinkan. Pada 2011 terdapat bantuan dari USAID berupa program Expanding Maternal Neonatal Survival (EMAS) yang menyasar 6 provinsi (Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan). Program ini berlangsung pada 2011-2016 dan ditujukan untuk menurunkan AKI sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan angka harapan hidup pada ibu dan bayi. Salah satu hal yang difokuskan pada program EMAS terkait sistem rujukan kegawat-daruratan ibu dan bayi/ neonatus yang efektif, efisien, dan berkeadilan. Perlu diketahui adanya faktor keterlambatan turut mempengaruhi keberhasilan suatu sistem rujukan. Terlambat mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas pelayanan kesehatan, dan terlambat mendapat pertolongan di tingkat fasilitas kesehatan.

Selengkapnya klik disini


KANKER SERVIKS, BAGAIMANA MENCEGAHNYA?

Kanker Serviks

Berdasarkan data WHO, kanker merupakan penyebab kematian tersering kedua setelah penyakit kardiovaskuler. Setiap tahun 12 juta orang di dunia menderita kanker dan 7,6 juta diantaranya meninggal dunia. Pada 2030 diperkirakan jumlah ini terus meningkat mencapai 26 juta per tahun dengan 17 juta diantaranya meninggal dunia. Berdasarkan data sistem informasi rumah sakit tahun 2010 sebanyak 12,8% kasus kanker yang tercatat merupakan kanker mulut rahim/ serviks. Insidensi penderita kanker serviks meningkat 3,1% tiap tahunnya. Penyebab kanker serviks adalah Human Papilloma Virus (HPV) sub tipe onkogenik 16 dan 18. Faktor risikonya hubungan seksual bebas pada usia muda, multipartner sexual, merokok, banyak anak, sosial ekonomi rendah, pemakaian pil KB, IMS, gangguan imunitas.

Upaya pencegahan yang bisa dilakukan dengan menerapkan perilaku cek kesehatan teratur, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat cukup, kelola stres (CERDIK) dan melakukan deteksi dini/ skrining (IVA, papsmear, sadari).

Selengkapnya klik disini


More in Pengantar Mingguan

Reportase Kegiatan

leveraging-the-private-sector-to-improve-contraceptive-access-choice-and-useReportase Webinar Social Marketing: Leveraging The Private Sector To Improve Contraceptive Access, Choice And Use Webinar yang dilaksanakan pada 13 April 2017 ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai negara. Selama 1 jam, webinar ini membahas tentang peran social marketing dalam sektor swasta...
103
audit-maternal-perinatal-dan-review-pedoman-manual-rujukan-revisi-di-diy Pengantar: Audit Maternal Perinatal (AMP) merupakan salah satu usaha yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dalam AMP ini ditelusuri juga berbagai hal yang sering menjadi penyebab meningkatnya AKI. Penyakit jantung menempati posisi kedua setelah perdarahan...
128
reportase-workshop-hari-2Hari ke-2: Workshop dan Hands On Deteksi Dini Ibu Hamil Risiko Tinggi Untuk Meningkatkan Survival Maternal Neonatal Acara “Workshop dan Hands On Deteksi Dini Ibu Hamil Risiko Tinggi Untuk Meningkatkan Survival Maternal Neonatal” pada hari kedua berjalan dengan lancar. Acara hari ini...
236

Berita Internasional

attention-to-infant-maternal-healthFirst, the good news: 37 babies died for every 1,000 that were born in 2015, two better than the government's projections of an infant mortality rate...
287
maternal-mortality-rate-in-iran-far-below-un-sdg-targetLow maternal mortality rate is one of the indicators of development in each country, Safieh Shahriari-Afshar, said. She said the average global maternal...
291

Berita Nasional

masih-ada-8-7-persen-anak-indonesia-tak-terlindungi-imunisasiTrend cakupan imunisasi dasar lengkap pada anak usia 12-24 bulan dari tahun ke tahun, secara nasional mengalami peningkatan. Namun, kewaspadaan harus...
52
menkes-ingatkan-ibu-hamil-konsumsi-rutin-buah-dan-sayuran Menteri Kesehatan mengingatkan ibu untuk tak hanya makan buah, tetapi juga sayuran selama masa kehamilan. Karena asam folat yang terdapat dalam sayuran...
118
WEBSITE TERKAIT:   mrsmpkkmrsbencana mjkmjkmjkdeskes deskes rural  aids2
Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates